Menu

Mode Gelap
DPR Soroti 10 Ribu Desa Belum Terlayani Internet, Minta Pemerataan 3T Dipercepat Komisi VII Dorong Petani dan Industri Terhubung Langsung ke Pasar Jean Mangabeira Siap Bawa Dewa United Amankan Tiga Poin dari PSS Lini Pertahanan Jadi Sorotan PSS Jelang Hadapi Dewa United Dewa United Bidik Tiga Poin, Osmar Loss Waspadai PSS Sleman PSIS Matangkan Transisi, WCP Pelajari Celah Semen Padang

Pemerintahan

Penyeberangan Jakarta-Malahayati Segera Beroperasi

badge-check


					Penyeberangan Jakarta-Malahayati Segera Beroperasi Perbesar

JAKARTA – Pemerintah Aceh dan PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) meneken Kesepakatan Bersama Pengoperasian Lintasan Penyeberangan Jakarta-Pelabuhan Malahayati Aceh di Kantor ASDP Jakarta, Sabtu (23/5/2026).

Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M Nasir Syamaun, menyampaikan kerja sama tersebut memiliki nilai stratgeis. “Selain memperkuat konektivitas transportasi laut, Aceh memiliki posisi geografis yang strategis karena berada di jalur pelayaran internasional Selat Malaka,” katanya.

Ia menjelaskan, selama ini distribusi barang dari Pulau Jawa menuju Aceh sangat bergantung pada jalur darat lintas Sumatera. “Ini membutuhkan waktu tempuh panjang dan biaya operasional tinggi,” katanya.

Karena itu, Nasir menambahkan, pengoperasian lintasan RoRo Jakarta–Malahayati menjadi harapan besar bagi masyarakat dan dunia usaha di Aceh. “Dapat memperlancar distribusi logistik, mempersingkat waktu tempuh, memperpendek rantai pasok, membuka akses yang lebih luas bagi produk unggulan Aceh, serta mendorong pertumbuhan ekonomi Aceh,” katanya.

Di tempat yang sama, Wakil Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Yossianis Marciano, menyampaikan ASDP siap bersinergi secara berkelanjutan dengan Pemerintah Aceh. “Fokus utama kerja sama tersebut adalah pengoperasian dan pengembangan lintasan penyeberangan strategis Jakarta–Pelabuhan Malahayati Aceh sebagai bagian dari transformasi layanan ASDP menuju penguatan layanan Long Distance Ferry (LDF),” katanya.

Sekda Nasir menghadiri penandatanganan kesepakatan tersebut didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Aceh T Robby Irza, Kepala Dinas Perhubungan Aceh T Faisal, serta para Kepala Biro di lingkungan Sekretariat Daerah Aceh.[]

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Komisi VII Dorong Petani dan Industri Terhubung Langsung ke Pasar

19 September 2026 - 22:52 WIB

Data Desil Jadi Sumber Salah Paham, BPS Diminta Bergerak Cepat

18 September 2026 - 13:36 WIB

Rekonstruksi Pascabencana Berlanjut, Pemerintah Pulihkan 3 Jembatan di Lintas Timur Aceh

16 September 2026 - 14:06 WIB

Dek Fadh Sampaikan Sejumlah Persoalan Pertanahan Aceh dalam Raker dan RDP Komisi II DPR RI

16 September 2026 - 13:53 WIB

Anggaran Rehab-Rekon Aceh Rp. 25,65 Triliun, 92 Persen Dikelola Pemerintah Pusat

8 September 2026 - 16:09 WIB

Trending di Pemerintahan