Menu

Mode Gelap
Banyak Hoaks Menyerang, Menag: Tak Ada Toleransi untuk Tindak Kekerasan Seksual Habiburokhman: KUHAP Baru Sudah Jawab Tuntutan Reformasi Polri Shayne Pede Tatap Laga Melawan Persib Jangan Bohongi Rakyat, Pemerintah Didesak Transparan soal Harga dan Kondisi BBM Mahasiswa UIN Ar-Raniry Kaji 1.934 Manuskrip di Museum Aceh, Perkuat Studi Filologi Aceh Tindak Lanjut Permintaan Gubernur, KKP Survei dan Siapkan Perbaikan Muara Perikanan Dangkal di Aceh

Pemerintahan

Perpustakaan Gampong di Aceh Besar Capai 120 Unit Hingga Tahun 2024

badge-check


					Ilustrasi Perbesar

Ilustrasi

ACEHSIBER.COM – Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Aceh Besar Fazlun SH MT mengatakan perpustakaan gampong dalam wilayah Aceh Besar semakin tumbuh dan berkembang. Hingga tahun 2024, perpustakaan gampong di Aceh Besar sudah mencapai 120 unit, Kota Jantho, Jum’at (07/02/2025).

Hal itu disampaikanya saat merilis peningkatan jumlah perpustakaan gampong sejak tahun 2018 hingga 2024.

Perpustakaan gampong dalam wilayah Aceh Besar semakin tumbuh dan berkembang, baik bertambah dari sisi jumlah maupun semakin banyak kegiatan yang dilaksanakan dengan melibatkan masyarakat.

“Saat ini jumlahnya semakin banyak, secara data sudah mengalami peningkatan, ini menandakan minat baca masyarakat Aceh Besar sudah mulai tumbuh,” kata Fazlun.

Ia merincikan pada tahun 2018 jumlah pustaka di Aceh Besar baru ada 90 taman baca, dan sepanjang tahun 2019 hingga 2020 dimasa Pandemi hanya tumbuh 5 (lima) unit perpustakaan gampong. “Sepanjang masa Pandemi Covid-19 di Aceh Besar hanya muncul 5 perpustakaan gampong,” terangnya.

Fadlun mengatakan dengan bantuan edukasi dan sosialisasi yang gencar dilakukan bersama para pegiat perpusatakaan di Aceh Besar, tahun 2021 mampu menumbuhkan 10 perpustakaan gampong. “Program Transformasi perpustakaan yang gencar dilakukan dan intervensi pentingnya keterlibatan stakeholder sudah kita lakukan, maka tahun 2021 berhasil meningkatkan pertumbuhan jumlah perpustakaan dan bertambah dua perpustakaan gampong diawal tahun 2022,” sebutnya.

Dinas Persip melakukan intervensi perpustakaan gampong melalui pembinaan rutin, pelatihan dan bimtek bagi pengelola dan sosialisasi bagi Kepala Desa untuk pengembangan perpustakaan tersebut. “Monitoring yang dilakukan Dispersip secara langsung, secara Daring hingga membentuk ruang diskusi dengan para pengelola, sehingga melalui berbagai motifasi dan pendekatan berhasil lahir perpustakaan lainnya hingga mencapai 120 unit dipenghujung tahun 2024 kemarin,” kata Fazlun.

Ia berharap agar perpustakaan terus muncul di gampong-gampong dengan program transformasi melibatkan semua pihak yang melahirkan program-program inovasi dan kreatif serta berdampak pada peningkatan minat baca dan melalui bacaan dapat memiliki ilmu yang dapat berimbas pada kesejahteraan masyarakat.”Dengan adanya fasilitas perpustakaan gampong, kami berharap masyarkat pro aktif untuk meningkatkan minat baca,” tutupnya.()

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Tindak Lanjut Permintaan Gubernur, KKP Survei dan Siapkan Perbaikan Muara Perikanan Dangkal di Aceh

5 Mei 2026 - 23:00 WIB

Gubernur Aceh Tegaskan Penguatan JKA untuk Layanan Kesehatan Berkelanjutan

5 Mei 2026 - 22:57 WIB

Gubernur Aceh Tekankan Percepatan Eksekusi Program dalam Rapim Mei 2026

5 Mei 2026 - 22:54 WIB

Inflasi Aceh Turun Signifikan, Mualem: Stabilitas Harga Terus Dijaga Jelang Idul Adha

5 Mei 2026 - 22:51 WIB

Wagub Aceh Hadiri Haul ke-12 Tgk. H. Ibrahim bin Hasyim, Pendiri Dayah Ruhul Falah

5 Mei 2026 - 22:07 WIB

Trending di Pemerintahan