Menu

Mode Gelap
DPR Soroti 10 Ribu Desa Belum Terlayani Internet, Minta Pemerataan 3T Dipercepat Komisi VII Dorong Petani dan Industri Terhubung Langsung ke Pasar Jean Mangabeira Siap Bawa Dewa United Amankan Tiga Poin dari PSS Lini Pertahanan Jadi Sorotan PSS Jelang Hadapi Dewa United Dewa United Bidik Tiga Poin, Osmar Loss Waspadai PSS Sleman PSIS Matangkan Transisi, WCP Pelajari Celah Semen Padang

Pemerintahan

Relawan ASN Bersihkan Fasilitas Pendidikan di Tamiang, Sekda Pantau Langsung ke Lapangan

badge-check


					Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir, S.IP., MPA., bersama Asisten I Sekda Aceh, Syakir, memantau kegiatan gotong royong Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Aceh membersihkan sekolah-sekolah dari lumpur sisa banjir di Kabupaten Aceh Tamiang, Minggu (4/1/2026). Perbesar

Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir, S.IP., MPA., bersama Asisten I Sekda Aceh, Syakir, memantau kegiatan gotong royong Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Aceh membersihkan sekolah-sekolah dari lumpur sisa banjir di Kabupaten Aceh Tamiang, Minggu (4/1/2026).

​ACEH TAMIANG – Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir, meninjau langsung aksi gotong royong massal yang dilakukan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Aceh di Kabupaten Aceh Tamiang, Minggu (4/1/2026).

Aksi ini difokuskan pada pembersihan material lumpur sisa banjir di sejumlah fasilitas pendidikan.

​Dalam kunjungannya, Sekda M. Nasir di dampingi Asisten 1 Bidang Pemerintahan , Drs. Syakir memantau beberapa titik lokasi, di antaranya TK Negeri 1 Pembina Kuala Simpang, SMKN 1 Kuala Simpang, dan SDN 4 Kuala Simpang. Kehadiran para ASN ini bertujuan untuk mempercepat pemulihan fasilitas publik agar dapat segera digunakan kembali.

​”Kami ingin memastikan sarana pendidikan kembali bersih dan layak digunakan. Fokus utama adalah membersihkan sisa lumpur agar lingkungan sekolah kembali sehat,” ujar M. Nasir di sela-sela kegiatannya.

​Kemudian Sekda Aceh, M. Nasir juga menyisir sejumlah sarana publik lainnya yang mengalami kerusakan pascabencana. Peninjauan ini dilakukan untuk mendata kerusakan infrastruktur guna langkah perbaikan lebih lanjut.

Meski beberapa sekolah sempat terdampak cukup parah oleh genangan air dan lumpur, Pemerintah Aceh memastikan hal tersebut tidak akan menghambat hak belajar siswa.

​M. Nasir menegaskan bahwa proses belajar mengajar (PBM) di wilayah terdampak banjir Aceh Tamiang akan tetap berjalan sesuai jadwal. Format pelaksanaan PBM disesuaikankan dengan kondisi masing-masing wilayah.

​”Kami memastikan bahwa proses belajar mengajar ini akan tetap berlanjut mulai besok, Senin, 5 Januari 2026 dengan format yang disesuaikan, ” kata M. Nasir.

Menurutnya, ​kegiatan gotong royong ini merupakan bentuk respons cepat Pemerintah Aceh dalam menangani dampak bencana, guna menjamin pelayanan publik dan aktivitas pendidikan tidak lumpuh terlalu lama pascabanjir.

​”Guru tetap mengajar bukan hanya untuk mengejar kurikulum, tetapi karena mereka memiliki peran penting dalam aspek psikososial siswa. Kehadiran guru bersama siswa, serta berkumpulnya para siswa akan membantu memulihkan kondisi emosional mereka setelah menghadapi bencana,” pungkasnya. []

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Komisi VII Dorong Petani dan Industri Terhubung Langsung ke Pasar

19 September 2026 - 22:52 WIB

Data Desil Jadi Sumber Salah Paham, BPS Diminta Bergerak Cepat

18 September 2026 - 13:36 WIB

Rekonstruksi Pascabencana Berlanjut, Pemerintah Pulihkan 3 Jembatan di Lintas Timur Aceh

16 September 2026 - 14:06 WIB

Dek Fadh Sampaikan Sejumlah Persoalan Pertanahan Aceh dalam Raker dan RDP Komisi II DPR RI

16 September 2026 - 13:53 WIB

Anggaran Rehab-Rekon Aceh Rp. 25,65 Triliun, 92 Persen Dikelola Pemerintah Pusat

8 September 2026 - 16:09 WIB

Trending di Pemerintahan