Menu

Mode Gelap
DPR Soroti 10 Ribu Desa Belum Terlayani Internet, Minta Pemerataan 3T Dipercepat Komisi VII Dorong Petani dan Industri Terhubung Langsung ke Pasar Jean Mangabeira Siap Bawa Dewa United Amankan Tiga Poin dari PSS Lini Pertahanan Jadi Sorotan PSS Jelang Hadapi Dewa United Dewa United Bidik Tiga Poin, Osmar Loss Waspadai PSS Sleman PSIS Matangkan Transisi, WCP Pelajari Celah Semen Padang

Pemerintahan

Sekda Aceh Apresiasi Universitas Almuslim, Tegaskan Mahasiswa Berorganisasi Tetap Bisa Berprestasi

badge-check


					Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir Syamaun Perbesar

Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir Syamaun

​BIREUEN — Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir Syamaun, menghadiri sekaligus memberikan apresiasi tinggi kepada Universitas Almuslim atas konsistensinya dalam membangun tradisi akademik dan memperkuat kepemimpinan mahasiswa.

Hal itu disampaikannya dalam acara Pelantikan Majelis Permusyawaratan Mahasiswa (MPM), Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM), dan Pemerintahan Mahasiswa (PEMA) Universitas Almuslim periode 2026–2027 di Bireuen, Rabu (20/5/2026).

​Dalam sambutannya, Nasir menekankan bahwa perguruan tinggi mengemban tugas yang luas. Tidak hanya fokus melahirkan lulusan yang unggul secara akademik, tetapi juga wajib mencetak generasi muda yang matang, berintegritas, serta memiliki kepedulian sosial yang tinggi melalui organisasi kemahasiswaan.

​Ia juga menyoroti stigma klasik yang sering berkembang di lingkungan kampus, di mana banyak pihak khawatir bahwa aktif berorganisasi dapat menurunkan prestasi akademik mahasiswa. Ada anggapan bahwa kegiatan organisasi hanya akan menghabiskan waktu dan mengganggu fokus belajar hingga memicu penurunan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK).

​Namun, Sekda Aceh mematahkan anggapan tersebut dengan memaparkan data ilmiah.

​”Beberapa penelitian justru menunjukkan hal sebaliknya. Salah satunya adalah riset yang dilakukan oleh mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia terhadap 120 responden angkatan 2020 hingga 2023, yang dimuat dalam laman economica.id,” ujar Nasir.

​Penelitian tersebut menyimpulkan bahwa keterlibatan aktif mahasiswa dalam organisasi tidak memiliki hubungan signifikan terhadap penurunan IPK. Bahkan, mayoritas mahasiswa yang aktif berorganisasi terbukti tetap mampu mempertahankan IPK di atas 3,5.

​Nasir juga menambahkan bahwa dunia kepemimpinan nasional telah lama dibentuk oleh rahim organisasi kampus. Ia mencontohkan bahwa sebagian besar menteri kabinet hingga para pemimpin bangsa saat ini merupakan sosok yang berangkat dari latar belakang seorang aktivis mahasiswa.

​Acara pelantikan yang berlangsung khidmat ini turut dihadiri oleh Rektor Universitas Almuslim, Dr. Marwan; Ketua Pembina Yayasan Almuslim, Rusyidi Mukhtar; jajaran civitas akademika Universitas Almuslim; serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bireuen.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Komisi VII Dorong Petani dan Industri Terhubung Langsung ke Pasar

19 September 2026 - 22:52 WIB

Data Desil Jadi Sumber Salah Paham, BPS Diminta Bergerak Cepat

18 September 2026 - 13:36 WIB

Rekonstruksi Pascabencana Berlanjut, Pemerintah Pulihkan 3 Jembatan di Lintas Timur Aceh

16 September 2026 - 14:06 WIB

Dek Fadh Sampaikan Sejumlah Persoalan Pertanahan Aceh dalam Raker dan RDP Komisi II DPR RI

16 September 2026 - 13:53 WIB

Anggaran Rehab-Rekon Aceh Rp. 25,65 Triliun, 92 Persen Dikelola Pemerintah Pusat

8 September 2026 - 16:09 WIB

Trending di Pemerintahan