Menu

Mode Gelap
DPR Soroti 10 Ribu Desa Belum Terlayani Internet, Minta Pemerataan 3T Dipercepat Komisi VII Dorong Petani dan Industri Terhubung Langsung ke Pasar Jean Mangabeira Siap Bawa Dewa United Amankan Tiga Poin dari PSS Lini Pertahanan Jadi Sorotan PSS Jelang Hadapi Dewa United Dewa United Bidik Tiga Poin, Osmar Loss Waspadai PSS Sleman PSIS Matangkan Transisi, WCP Pelajari Celah Semen Padang

Pemerintahan

Wagub Ikuti Rapat Penyesuaian TKD Bersama Mendagri

badge-check


					Wakil Gubernur Aceh, Fadlullah, SE didampingi Asisten administrasi Umum Setda Aceh, Dr. A. Murtala., M. Si, dan SKPA Terkait lainya mengikuti rapat sosialisasi  tentang penyesuaian TKD tahun 2026 Dalam APBD bagi Daerah terdampak Bencana dengan Mendagri, TiTo Karnavian secara Zoom dj ruang Rapat Asisten III Setda Aceh, Banda Aceh, 5/3/2026 Perbesar

Wakil Gubernur Aceh, Fadlullah, SE didampingi Asisten administrasi Umum Setda Aceh, Dr. A. Murtala., M. Si, dan SKPA Terkait lainya mengikuti rapat sosialisasi tentang penyesuaian TKD tahun 2026 Dalam APBD bagi Daerah terdampak Bencana dengan Mendagri, TiTo Karnavian secara Zoom dj ruang Rapat Asisten III Setda Aceh, Banda Aceh, 5/3/2026

BANDA ACEH — Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah mengikuti rapat via zoom bersama Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian terkait sosialisasi surat edaran tentang penyesuaian Transfer ke Daerah (TKD) Tahun Anggaran 2026 dalam APBD bagi daerah terdampak bencana di wilayah Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat, Kamis, 5 Maret 2026.

‎Rapat diikuti Wagub dari Kantor Gubernur Aceh dengan didampingi Asisten Administrasi Umum Sekda Aceh A. Murtala, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) Bahrón Bakti, Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda Aceh Akkar Arafat, Badan Pengelolaan Keuangan Aceh dan Bappeda Aceh serta sejumlah pejabat terkait lainnya.

‎Dalam pemaparannya, Mendagri menjelaskan penyesuaian alokasi TKD dilakukan berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan (KMK) Nomor 59 Tahun 2026 yang mengatur penyesuaian rincian alokasi dan penyaluran Dana Bagi Hasil (DBH), Dana Alokasi Umum (DAU), serta Dana Otonomi Khusus bagi daerah tertentu yang terdampak bencana.

‎Secara keseluruhan, total tambahan TKD yang dialokasikan untuk wilayah terdampak di tiga provinsi tersebut mencapai sekitar Rp10,65 triliun.

‎Dalam rapat itu juga dipaparkan bahwa penyaluran dana dilakukan secara bertahap. Tahap pertama sebesar 40 persen direncanakan pada Februari, disusul tahap kedua sebesar 30 persen pada Maret, dan tahap ketiga sebesar 30 persen pada April 2026.

‎Data yang disampaikan menunjukkan bahwa hingga 27 Februari 2026, realisasi penyaluran tambahan TKD telah mencapai sekitar Rp4,38 triliun atau sekitar 41 persen dari total alokasi.

‎Pemerintah pusat menegaskan penyesuaian tersebut bertujuan menjaga stabilitas fiskal daerah serta memastikan pemerintah daerah tetap memiliki ruang anggaran yang cukup untuk menjalankan program pembangunan dan penanganan dampak bencana.

‎Wakil Gubernur Fadhlullah mengapresiasi upaya bersama yang dilakukan pemerintah pusat dalam menanggulangi bencana di Aceh. “Kami mengapresiasi dan terima kasih kepada Bapak Presiden dan unsur pemerintah pusat atas semua upaya yang selama ini dilakukan bersama untuk membangun kembali daerah yang dilanda bencana,” kata Wagub. []

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Komisi VII Dorong Petani dan Industri Terhubung Langsung ke Pasar

19 September 2026 - 22:52 WIB

Data Desil Jadi Sumber Salah Paham, BPS Diminta Bergerak Cepat

18 September 2026 - 13:36 WIB

Rekonstruksi Pascabencana Berlanjut, Pemerintah Pulihkan 3 Jembatan di Lintas Timur Aceh

16 September 2026 - 14:06 WIB

Dek Fadh Sampaikan Sejumlah Persoalan Pertanahan Aceh dalam Raker dan RDP Komisi II DPR RI

16 September 2026 - 13:53 WIB

Anggaran Rehab-Rekon Aceh Rp. 25,65 Triliun, 92 Persen Dikelola Pemerintah Pusat

8 September 2026 - 16:09 WIB

Trending di Pemerintahan