Menu ✖

Mode Gelap
DPR Soroti Dugaan Korupsi Dana Bencana di Tengah Karhutla Satu FC Juara Piala Rektor UIN Ar-Raniry 2026, Habib Cetak Gol Penalti di Akhir Laga DPRA Minta Aparat Humanis Tangani Pengibaran Bendera Bulan Bintang Terima Audiensi Mahasiswa USK, Ketua DPRK Bahas Ekonomi Aceh Wali Nanggroe Aceh Jajaki Kerja Sama Pendidikan dan Investasi dengan Singapura UIN Ar-Raniry-LIPIA Siapkan Kelas Bahasa Arab Gratis bagi Mahasiswa

Politik

DPR Soroti Dugaan Korupsi Dana Bencana di Tengah Karhutla

badge-check


					Anggota Komisi VIII DPR RI Selly Andriany Gantina. Foto: Arief/Karisma Perbesar

Anggota Komisi VIII DPR RI Selly Andriany Gantina. Foto: Arief/Karisma

JAKARTA– Anggota Komisi VIII DPR RI Selly Andriany Gantina menyayangkan dugaan penyelewengan di lingkungan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang terungkap melalui operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), di tengah berbagai bencana yang melanda Indonesia.

Selly mengatakan, dirinya menghormati langkah penegakan hukum yang dilakukan KPK dan meminta semua pihak memberikan ruang bagi proses hukum berjalan secara profesional, objektif, serta sesuai ketentuan yang berlaku dengan tetap menjunjung asas praduga tak bersalah.

“Harus ada ruang untuk berjalannya proses hukum secara profesional, objektif, dan sesuai ketentuan yang berlaku, dengan tetap menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah,” kata Selly kepada awak media, Kamis (15/10/2026).

Politisi Fraksi PDI Perjuangan itu mengaku miris karena dugaan kasus tersebut muncul ketika Indonesia masih menghadapi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), pemulihan pascagempa di Nusa Tenggara Timur (NTT), banjir bandang di Padang, serta bencana lainnya yang membutuhkan penanganan serius.

Ia menegaskan, dedikasi personel lintas lembaga dan kementerian dalam penanggulangan bencana harus tetap dihargai dan didukung. Mereka, mulai dari BNPB, BPBD, Kementerian Kesehatan, Kementerian Pekerjaan Umum, TNI-Polri, relawan, hingga masyarakat, bekerja di tengah risiko kebakaran, paparan asap, gangguan kesehatan, dan keterbatasan di lapangan.

Selly berharap proses hukum yang berjalan tidak mengganggu pelayanan kebencanaan dan koordinasi penanganan di daerah terdampak. Ia juga menekankan pentingnya pengelolaan program dan anggaran kebencanaan secara transparan, akuntabel, serta tepat sasaran.

Sebelumnya, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyebut perkara tersebut diduga berkaitan dengan pengadaan barang dan jasa di lingkungan BNPB, termasuk penggunaan dana siap pakai untuk penanggulangan bencana.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

DPRA Minta Aparat Humanis Tangani Pengibaran Bendera Bulan Bintang

15 Oktober 2026 - 21:07 WIB

Terima Audiensi Mahasiswa USK, Ketua DPRK Bahas Ekonomi Aceh

15 Oktober 2026 - 20:57 WIB

DPR Dorong Penguatan Fasilitas Operasional TNI AU

13 Oktober 2026 - 12:08 WIB

Pengangkatan Pejabat Aceh Disorot, Taufik: Jangan Ada Klientelisme

12 Oktober 2026 - 14:54 WIB

DPR Dorong Sistem Rekrutmen Digital di Kawasan Industri

6 Oktober 2026 - 20:00 WIB

Trending di Politik