Menu

Mode Gelap
DPR Soroti 10 Ribu Desa Belum Terlayani Internet, Minta Pemerataan 3T Dipercepat Komisi VII Dorong Petani dan Industri Terhubung Langsung ke Pasar Jean Mangabeira Siap Bawa Dewa United Amankan Tiga Poin dari PSS Lini Pertahanan Jadi Sorotan PSS Jelang Hadapi Dewa United Dewa United Bidik Tiga Poin, Osmar Loss Waspadai PSS Sleman PSIS Matangkan Transisi, WCP Pelajari Celah Semen Padang

Politik

Heboh Main Domino Bareng Tersangka, Menteri Kehutanan Angkat Bicara

badge-check


					Menteri Kehutanan, Raja Antoni Perbesar

Menteri Kehutanan, Raja Antoni

JAKARTA – Menteri Kehutanan, Raja Antoni, memberikan klarifikasi terkait pemberitaan Menteri Kehutanan Main Domino dengan Tersangka Pembalak Liar.

Dalam penjelasannya, Raja Antoni menegaskan bahwa pertemuan yang terjadi hanyalah bagian dari agenda silaturahmi dengan Menteri Karding di Posko Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS), di mana Karding saat ini menjabat sebagai Sekjen.

“Saya berdiskusi dengan Mas Menteri Karding berdua saja di ruang bagian belakang selama lebih dari dua jam. Tidak ada pembahasan sama sekali mengenai kasus pembalakan liar. Menjelang tengah malam, saya pamit pulang,” jelas Raja Antoni, Sabtu 6 September 2025.

Ia menyebutkan, saat hendak meninggalkan lokasi, di ruang tamu terdapat banyak orang yang sedang berkumpul dan bermain domino. Dirinya bersama Menteri Karding diajak bergabung sebentar. “Setelah dua kali putaran, saya pamit pulang kepada Mas Menteri Karding dan kepada orang-orang yang ada di ruang tamu tersebut,” katanya.

Raja Antoni menegaskan bahwa dirinya tidak mengenal dua pemain domino lain yang ikut dalam permainan singkat itu. “Saya baru mengetahui setelah berita beredar bahwa salah seorang yang ikut bermain adalah Azis Wellang, yang disebut sebagai pembalak liar,” ungkapnya.

Ia menegaskan posisinya sebagai Menteri Kehutanan tidak akan memberikan toleransi kepada siapapun yang melakukan pelanggaran hukum di kawasan hutan. “Bagi saya, tidak ada sedikitpun ruang bagi pelaku pembalakan liar. Saya akan menegakkan hukum setegas-tegasnya tanpa pandang bulu,” tegas Raja Antoni. []

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Komisi VIII Dorong Penguatan Layanan Haji di Daerah

18 September 2026 - 13:32 WIB

DPRK Terima Raqan Perubahan APBK Banda Aceh 2026, Belanja Naik 19,67 Persen

14 September 2026 - 22:31 WIB

Tgk Muharuddin Raih SMSI Aceh Award 2026, Dinilai Responsif Perjuangkan Kepentingan Aceh

6 September 2026 - 21:23 WIB

Terima Kunjungan PLN, Ketua DPRK Banda Aceh Minta Antisipasi Krisis Listrik Saat Bencana

4 September 2026 - 23:25 WIB

Komisi III DPR Kawal UU Perampasan Aset agar Tak Jadi Alat Kekuasaan

31 Agustus 2026 - 14:02 WIB

Trending di Politik