Menu

Mode Gelap
DPR Soroti 10 Ribu Desa Belum Terlayani Internet, Minta Pemerataan 3T Dipercepat Komisi VII Dorong Petani dan Industri Terhubung Langsung ke Pasar Jean Mangabeira Siap Bawa Dewa United Amankan Tiga Poin dari PSS Lini Pertahanan Jadi Sorotan PSS Jelang Hadapi Dewa United Dewa United Bidik Tiga Poin, Osmar Loss Waspadai PSS Sleman PSIS Matangkan Transisi, WCP Pelajari Celah Semen Padang

Politik

Demokrat Aceh Optimistis Ketua DPD dari Internal

badge-check


					ILUSTRASI Perbesar

ILUSTRASI

BANDA ACEH – Kader Partai Demokrat Aceh menyatakan optimisme bahwa kepemimpinan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Aceh ke depan idealnya berasal dari kader internal yang telah lama berproses dan memahami denyut nadi partai.

Pernyataan itu disampaikan Ketua DPC Partai Demokrat Aceh Utara, Thantawi, S.IP, M.A.P, dan Ketua DPC Partai Demokrat Aceh Barat Daya, Romi Shah Putra, SE, kepada media di Banda Aceh, Rabu (4/2/2026).

Menurut Thantawi, Partai Demokrat Aceh sejatinya memiliki banyak kader potensial yang siap memperkuat dan memimpin DPD di tingkat provinsi. Namun demikian, ia menilai munculnya nama Illiza Sa’aduddin Djamal dalam bursa calon Ketua DPD tetap menjadi sinyal positif bagi partai.

“Kita punya kader sendiri yang sudah lama berproses. Tetapi kehadiran Ibu Illiza dalam bursa Ketua DPD Demokrat Aceh tentu menarik dan patut diapresiasi. Ini menunjukkan Partai Demokrat masih diminati,” ujar Thantawi.

Ia menambahkan, kepercayaan Illiza kepada Partai Demokrat layak dihargai, mengingat posisinya saat ini sebagai Wali Kota Banda Aceh serta rekam jejaknya sebagai mantan Anggota DPR RI.

Senada dengan itu, Ketua DPC Demokrat Aceh Barat Daya, Romi Shah Putra, juga menyampaikan apresiasi atas kepercayaan Illiza terhadap Partai Demokrat. Namun, ia menegaskan bahwa kader internal tetap memiliki modal dan konsekuensi moral yang kuat untuk membesarkan partai ke depan.

“Kami berterima kasih atas kepercayaan tersebut. Tetapi saya yakin kader partai masih memiliki tanggung jawab dan komitmen yang lebih kuat dalam membangun Partai Demokrat ke depan,” kata Romi.

Romi menekankan, Partai Demokrat Aceh ke depan membutuhkan figur pemimpin yang inovatif, berani mengambil terobosan, cerdas membaca dinamika politik, serta mampu membangun komunikasi lintas partai secara efektif.

“Sudah waktunya nostalgia politik digeser menuju inovasi partai yang lebih kekinian.

“Yang paling penting, sosok itu harus menyatu dengan marwah partai—berjiwa biru dan konsisten,” tegasnya.

Menjelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Demokrat Provinsi Aceh yang diperkirakan berlangsung pada April atau Mei 2026, sejumlah nama mulai mencuat sebagai kandidat Ketua DPD. Di antaranya mantan Gubernur Aceh Nova Iriansyah, Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal, Anggota DPR RI sekaligus Wakil Ketua DPD Demokrat Aceh H.T. Ibrahim, serta Anggota DPR Aceh yang juga Bendahara DPD Partai Demokrat Aceh, drh. Nurdiansyah Alasta, M.Kes.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Komisi VIII Dorong Penguatan Layanan Haji di Daerah

18 September 2026 - 13:32 WIB

DPRK Terima Raqan Perubahan APBK Banda Aceh 2026, Belanja Naik 19,67 Persen

14 September 2026 - 22:31 WIB

Tgk Muharuddin Raih SMSI Aceh Award 2026, Dinilai Responsif Perjuangkan Kepentingan Aceh

6 September 2026 - 21:23 WIB

Terima Kunjungan PLN, Ketua DPRK Banda Aceh Minta Antisipasi Krisis Listrik Saat Bencana

4 September 2026 - 23:25 WIB

Komisi III DPR Kawal UU Perampasan Aset agar Tak Jadi Alat Kekuasaan

31 Agustus 2026 - 14:02 WIB

Trending di Politik