Menu

Mode Gelap
Dijamu Bhayangkara FC, Kekuatan PSIM Dipastikan Pincang Bunda Guru Aceh Semangati Murid SD Negeri Tanah Rata Sekda Aceh Buka UKW dan Seminar Nasional AMSI Aceh, Tekankan Penguatan Ekosistem Media Pascabencana Kemenag Aceh Besar Gandeng Densus 88 Sosialisasi Pencegahan Radikalisme dan Terorisme Prabowo Harus Waspadai Ancaman Senyap dari Dalam Koalisi Gubernur Mualem Tunjuk Nurlis Jadi Jubir

Olahraga

Dijamu Bhayangkara FC, Kekuatan PSIM Dipastikan Pincang

badge-check


					Dijamu Bhayangkara FC, Kekuatan PSIM Dipastikan Pincang Perbesar

YOGYAKARTA — PSIM Yogyakarta sudah terus mempersiapkan diri jelang laga tandang di pekan ke-28 BRI Super League 2025/26. Sesuai jadwal, PSIM akan dijamu Bhayangkara Presisi Lampung FC di Stadion PKOR Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, Jumat (17/4) mendatang.

Pelatih kepala PSIM, Jean Paul Van Gastel memastikan seluruh anggota tim tetap bekerja keras meski baru melewati hasil yang kurang maksimal.

“Kondisi pemain bagus. Mereka bekerja keras meskipun kami memiliki beberapa pemain yang cedera dan mendapat sanksi larangan bermain. Jadi persiapannya sedikit lebih rumit, tapi para pemain yang ada di lapangan bekerja keras dan menunjukkan semangat yang baik,” kata Van Gastel.

Duo andalan lini belakang Laskar Mataram, Franco Ramos Mingo dan Yusaku Yamadera, harus absen akibat akumulasi kartu kuning.

Persoalan cedera juga menjadi tantangan tersendiri bagi Van Gastel dalam meramu komposisi tim terbaik. Selain Anton Fase yang masih dalam masa pemulihan cedera, beberapa nama juga dipastikan akan absen dalam pertandingan tersebut.

“Rahmatsho dan Abiyoso cedera. Rahmatsho tidak akan bermain, tetapi saya belum tahu untuk Abiyoso (bermain atau tidak). Saya harus berbicara dengan dokter,” ucapnya lagi.

Untuk persiapan laga mendatang, fokus utama tim kali ini tertuju pada evaluasi utama dalam laga terakhir, yakni antisipasi bola mati. Mantan pemain Feyenoord tersebut memberi latihan khusus terkait hal tersebut.

“Kami melakukan penjagaan satu lawan satu. Jadi itulah yang saya katakan. Itu salah satu masalah kami, yaitu kurangnya rasa urgensi, terlalu santai, dan menjaga lawan tanpa rasa tanggungjawab. Jadi saya merindukan kegigihan dalam banyak aspek permainan kami,” dia menegaskan.

Selain antisipasi bola mati dan latihan biasa jelang laga, Van Gastel mengaku menganggap pertandingan lawan Bhayangkara FC sama dengan laga lain. Meski begitu, dirinya tetap fokus untuk bisa menampilkan tim terbaik.

“Seperti biasa kami fokus pada permainan kami sendiri. Jadi itulah yang kami lakukan setiap pertandingan,” ujarnya serius.

PSIM sendiri pada laga pekan ke-27 lalu saat menjamu PSM Makassar di laga home di Stadion Sultan Agung, Bantul kembali menuai hasil menyakitkan dengan kalah 1-2.

Hasil ini membuat PSIM belum mampu bangkit dari raihan hasil tak maksimal di 10 laga beruntun. Dari 10 laga terakhir yang dilakoni, PSIM hanya meraih satu kemenangan yakni atas PSBS Biak dengan skor 4-2 serta mencatatkan lima hasil imbang dan empat kekalahan.

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Pertama Kali Persib Jebol Dua Kali di Kandang Sendiri

13 April 2026 - 23:54 WIB

Persis Siapkan Pertandingan Intensitas Tinggi

11 April 2026 - 22:13 WIB

Ahmad Amiruddin Ungkap Kunci Sukses Comeback di Markas PSIM

10 April 2026 - 22:18 WIB

Madura United Pastikan Tak Kibarkan Bendera Putih

9 April 2026 - 14:31 WIB

Dikalahkan Bhayangkara FC, Persija Belum Mau Menyerah

7 April 2026 - 17:04 WIB

Trending di Olahraga