Menu

Mode Gelap
BINUS Medan Dorong Inovasi Human-Centered dalam Semangat Global Digitalpreneur Sekda Aceh: Suara Anak Penting untuk Pembangunan Aceh Kedepan Prof Jimly Semprot PTUN Soal Disertasi Bahlil: Hakim Ketinggalan Zaman, Rusak Etika UI! Polda Metro Jaya Jadwalkan Pelimpahan Roy Suryo dan Dokter Tifa ke Kejaksaan Pekan Depan Karo AUPK UIN Ar-Raniry Lantik 19 Pejabat Fungsional, Dorong Inovasi dan Transformasi Digital Din Syamsuddin Siap Jadi Penjamin Penangguhan Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa

Politik

Prabowo Harus Waspadai Ancaman Senyap dari Dalam Koalisi

badge-check


					Presiden Prabowo Subianto. (Foto: Setpres) Perbesar

Presiden Prabowo Subianto. (Foto: Setpres)

JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto dinilai analis komunikasi politik Hendri Satrio menyadari adanya pihak-pihak yang menginginkan dirinya lengser sebelum masa jabatan berakhir.

Kesadaran itu, menurutnya, tercermin dari pernyataan-pernyataan publik Prabowo yang kerap mempersilakan pihak yang tidak puas untuk menunggu Pemilu 2029.

“Dia memahami bahwa ada keinginan sebagian kecil masyarakat yang ingin dia turun. Makanya dia beberapa kali bilang, ‘kalau enggak suka sama saya, nanti 2029 kita tarung’,” ujar Hensa, sapaan karib Hendri Satrio, Rabu, 15 April 2026.

Hensa justru mengingatkan bahwa ancaman paling nyata bagi Prabowo bukan datang dari kelompok oposisi di luar pemerintahan, melainkan dari dalam koalisi itu sendiri. Ia menggunakan analogi air tenang untuk menggambarkan situasi tersebut.

“Koalisinya terlalu tenang. Kelihatannya selalu ‘hidup Prabowo, hidup Prabowo’, tapi hati-hati, sekali ada hal yang tidak berjalan baik, mungkin mereka akan menyalip di tikungan,” katanya.

Ia juga menanggapi spekulasi yang berkembang bahwa Gibran Rakabuming Raka berada di balik tekanan terhadap Prabowo. Hensa menyebut narasi itu tidak berdasar dan justru kontraproduktif.

“Kasihan Gibrannya juga. Akhirnya semua orang mikir, ini pasti yang mau Prabowo jatuh itu Gibran. Padahal Gibrannya juga masih santai-santai saja,” ujarnya.

Founder Lembaga Survei KedaiKOPI itu menyebut program-program unggulan seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Merah Putih sebagai titik rawan yang bisa melemahkan posisi Prabowo secara perlahan jika implementasinya bermasalah.

“Hal-hal yang terkait program flagship Prabowo, kalau akhirnya bermasalah di masyarakat, itu perlahan-lahan akan menyelesaikan Prabowo juga,” pungkas Hensa.

Sumber: RMOL

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

PDIP: Urus Saja Persoalan Listrik Mati, Jangan Nyinyir!

20 Juni 2026 - 12:50 WIB

Aceh Singkil–Subulussalam Dinilai Layak Jadi Satu Dapil DPRA

17 Juni 2026 - 13:26 WIB

Ketua DPRK Banda Aceh Bersama NU Dukung Penegakan Syariat Islam oleh Walikota

7 Juni 2026 - 23:20 WIB

Istana Buka Suara Isu Purbaya Mundur dari Menteri Keuangan

5 Juni 2026 - 00:54 WIB

PBA Sebut Elit Aceh Sibuk Kejar Kekayaan

3 Juni 2026 - 13:45 WIB

Trending di Politik