Menu

Mode Gelap
Wagub Aceh silaturahmi ke Dayah Abu Paya Pasi, perkuat sinergi pemerintah dan ulama SAPA Gugat Bappeda Aceh ke KIA, Dokumen Pokir DPRA Tak Diberikan Read Aloud Anak Banda Aceh dan RUMAN Aceh Meriahkan HAN 2026 di Blang Padang Terima Audiensi LLDIKTI, Wagub Fadhlullah Dorong Penguatan SDM dan Kolaborasi dengan PTS Wagub Aceh Ikuti Rapat Percepatan Pembangunan Huntap Korban Bencana Kabupaten Pertama Gelar Rakor, Kak Na Apresiasi Pembina Posyandu Pidie

Politik

Prabowo Harus Waspadai Ancaman Senyap dari Dalam Koalisi

badge-check


					Presiden Prabowo Subianto. (Foto: Setpres) Perbesar

Presiden Prabowo Subianto. (Foto: Setpres)

JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto dinilai analis komunikasi politik Hendri Satrio menyadari adanya pihak-pihak yang menginginkan dirinya lengser sebelum masa jabatan berakhir.

Kesadaran itu, menurutnya, tercermin dari pernyataan-pernyataan publik Prabowo yang kerap mempersilakan pihak yang tidak puas untuk menunggu Pemilu 2029.

“Dia memahami bahwa ada keinginan sebagian kecil masyarakat yang ingin dia turun. Makanya dia beberapa kali bilang, ‘kalau enggak suka sama saya, nanti 2029 kita tarung’,” ujar Hensa, sapaan karib Hendri Satrio, Rabu, 15 April 2026.

Hensa justru mengingatkan bahwa ancaman paling nyata bagi Prabowo bukan datang dari kelompok oposisi di luar pemerintahan, melainkan dari dalam koalisi itu sendiri. Ia menggunakan analogi air tenang untuk menggambarkan situasi tersebut.

“Koalisinya terlalu tenang. Kelihatannya selalu ‘hidup Prabowo, hidup Prabowo’, tapi hati-hati, sekali ada hal yang tidak berjalan baik, mungkin mereka akan menyalip di tikungan,” katanya.

Ia juga menanggapi spekulasi yang berkembang bahwa Gibran Rakabuming Raka berada di balik tekanan terhadap Prabowo. Hensa menyebut narasi itu tidak berdasar dan justru kontraproduktif.

“Kasihan Gibrannya juga. Akhirnya semua orang mikir, ini pasti yang mau Prabowo jatuh itu Gibran. Padahal Gibrannya juga masih santai-santai saja,” ujarnya.

Founder Lembaga Survei KedaiKOPI itu menyebut program-program unggulan seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Merah Putih sebagai titik rawan yang bisa melemahkan posisi Prabowo secara perlahan jika implementasinya bermasalah.

“Hal-hal yang terkait program flagship Prabowo, kalau akhirnya bermasalah di masyarakat, itu perlahan-lahan akan menyelesaikan Prabowo juga,” pungkas Hensa.

Sumber: RMOL

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Komisi III DPRK Banda Aceh Tinjau Gedung BAA

14 Juli 2026 - 20:20 WIB

Lembaga Wali Nanggroe dan Unsam Perkuat Kolaborasi Akademik Evaluasi MoU Helsinki

14 Juli 2026 - 20:16 WIB

Wali Kota Serahkan LKPJ 2025 ke DPRK, Irwansyah: Jangan Sekadar Cek Angka, Lihat Dampaknya ke Rakyat

13 Juli 2026 - 22:40 WIB

Akademisi Minta Bahlil Tak Atur Aceh

13 Juli 2026 - 22:35 WIB

Surati Kementerian ESDM, Wakil Ketua DPRK Dorong Kemandirian Listrik Banda Aceh

10 Juli 2026 - 22:40 WIB

Trending di Politik