Menu

Mode Gelap
Dijamu Bhayangkara FC, Kekuatan PSIM Dipastikan Pincang Bunda Guru Aceh Semangati Murid SD Negeri Tanah Rata Sekda Aceh Buka UKW dan Seminar Nasional AMSI Aceh, Tekankan Penguatan Ekosistem Media Pascabencana Kemenag Aceh Besar Gandeng Densus 88 Sosialisasi Pencegahan Radikalisme dan Terorisme Prabowo Harus Waspadai Ancaman Senyap dari Dalam Koalisi Gubernur Mualem Tunjuk Nurlis Jadi Jubir

Politik

Prabowo Harus Waspadai Ancaman Senyap dari Dalam Koalisi

badge-check


					Presiden Prabowo Subianto. (Foto: Setpres) Perbesar

Presiden Prabowo Subianto. (Foto: Setpres)

JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto dinilai analis komunikasi politik Hendri Satrio menyadari adanya pihak-pihak yang menginginkan dirinya lengser sebelum masa jabatan berakhir.

Kesadaran itu, menurutnya, tercermin dari pernyataan-pernyataan publik Prabowo yang kerap mempersilakan pihak yang tidak puas untuk menunggu Pemilu 2029.

“Dia memahami bahwa ada keinginan sebagian kecil masyarakat yang ingin dia turun. Makanya dia beberapa kali bilang, ‘kalau enggak suka sama saya, nanti 2029 kita tarung’,” ujar Hensa, sapaan karib Hendri Satrio, Rabu, 15 April 2026.

Hensa justru mengingatkan bahwa ancaman paling nyata bagi Prabowo bukan datang dari kelompok oposisi di luar pemerintahan, melainkan dari dalam koalisi itu sendiri. Ia menggunakan analogi air tenang untuk menggambarkan situasi tersebut.

“Koalisinya terlalu tenang. Kelihatannya selalu ‘hidup Prabowo, hidup Prabowo’, tapi hati-hati, sekali ada hal yang tidak berjalan baik, mungkin mereka akan menyalip di tikungan,” katanya.

Ia juga menanggapi spekulasi yang berkembang bahwa Gibran Rakabuming Raka berada di balik tekanan terhadap Prabowo. Hensa menyebut narasi itu tidak berdasar dan justru kontraproduktif.

“Kasihan Gibrannya juga. Akhirnya semua orang mikir, ini pasti yang mau Prabowo jatuh itu Gibran. Padahal Gibrannya juga masih santai-santai saja,” ujarnya.

Founder Lembaga Survei KedaiKOPI itu menyebut program-program unggulan seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Merah Putih sebagai titik rawan yang bisa melemahkan posisi Prabowo secara perlahan jika implementasinya bermasalah.

“Hal-hal yang terkait program flagship Prabowo, kalau akhirnya bermasalah di masyarakat, itu perlahan-lahan akan menyelesaikan Prabowo juga,” pungkas Hensa.

Sumber: RMOL

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Gubernur Mualem Tunjuk Nurlis Jadi Jubir

14 April 2026 - 12:28 WIB

DPRK Banda Aceh Gelar Rapat Paripurna Penyerahan LKPJ Walikota Tahun Anggaran 2025

13 April 2026 - 23:45 WIB

Azhar MJ Romen: Jika Terpilih Saya Siap Memimpin Partai PKB Banda Aceh

13 April 2026 - 23:28 WIB

DPRA Soroti Lambatnya APBA 2026, Rehab Rekon Harus Diprioritaskan

7 April 2026 - 16:55 WIB

Respon Video Saiful Mujani, Hasan Nasbi: Kalau Pemerintah Tumbang Mau Diganti Siapa?

5 April 2026 - 22:48 WIB

Trending di Politik