Menu

Mode Gelap
Francisco Rivera dan Ambisi Persebaya Menembus Empat Besar Mualem Gelar Silaturahmi Bersama Ulama, Perkuat Sinergi Umara dan Ulama untuk Aceh Islami Polri Mutasi 108 Pati dan Pamen, Sejumlah Kapolda dan PJU Mabes Berganti Sekda Nasir: Semua Rumah Sakit Wajib Terima Pasien Sekda Aceh Buka Rakerprov KONI Aceh 2026, Tekankan Pembinaan Atlet Berkelanjutan Banjir Rendam Tiga Kecamatan di Nagan Raya, Akses Meulaboh–Tapak Tuan Terganggu

Olahraga

Kartu Merah Berujung Petaka Bagi Barito Ditengah Kebangkitan

badge-check


					Kartu Merah Berujung Petaka Bagi Barito Ditengah Kebangkitan Perbesar

ACEHSIBER.COM– PS Barito Putera harus mengakui keunggulan Persija Jakarta pada pertandingan pekan ke-18 BRI Liga 1 2024/25 yang berlangsung Jumat (10/1) di Stadion Sultan Agung Bantul. Drama lima gol dan satu kartu merah untuk pemain Barito, Persija sukses meraih poin sempurna.

Persija unggul lebih dulu ketika waktu baru berjalan tiga menit lewat gol bunuh diri Renan Alves. Barito lalu menyamakan skor lewat Eksel Runtukahu menit 19, namun jelang turun minum Marko Simic membawa Macan Kemayoran unggul lagi.

Pada babak kedua pemain baru Laskar Antasari Mati Mier buat skor imbang 2-2. Petaka bagi tuan rumah ketika pemain pengganti Buyung Ismu diganjar kartu merah langsung mandi lebih cepat. Unggul jumlah pemain dimanfaatkan Rayhan Hannan untuk bawa pulang Persija dengan kemenangan.

Pelatih Barito Putera Rahmad Darmawan memandang timnya punya momen kebangkitan di awal babak kedua saat mengubah formasi menjadi empat bek sejajar. Gol penyama bisa lahir, namun apa yang terjadi selanjutnya benar-benar menjadi petaka.

“Babak pertama sering ragu-ragu dalam mengambil keputusan, perlu saya mengambil keputusan mengubah formasi dengan memainkan empat back itu cukup efektif. Kami langsung mendominasi terlihat beberapa momen dan sampai mendapatkan gol balasan skor 2-2,” kata Rahmad Darmawan.

Kartu merah dari Buyung Ismu benar-benar mengubah lagi jalannya permainan. Pelatih yang akrab disapa RD itu harus menjaga kedalaman tim dan memasukkan pemain pengganti demi kestabilan tim. Padahal dirinya dirasa belum perlu melakukan pergantian jika tak kalah jumlah.

“Kami harus terhukum karena dengan mudahnya pemain kami mendapat kartu merah, satu kesalahan yang menurut saya tidak perlu. Saya pikir dengan situasi kalah jumlah, kami mencoba melakukan antisipasi terhadap serangan lawan dan kami coba melakukan penyerangan ada beberapa yang sukses,” papar RD.

“Apapun hasilnya tentu ada hal yang menarik dari pemain yang diperlihatkan semoga di pertandingan selanjutnya kami bisa lebih baik,” harapnya menambahkan.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Francisco Rivera dan Ambisi Persebaya Menembus Empat Besar

9 Mei 2026 - 14:58 WIB

BSN Championship 2026 Perebutkan Hadiah Total Rp175 Juta, Abeh Ubee Abeh!

7 Mei 2026 - 12:30 WIB

Shayne Pede Tatap Laga Melawan Persib

6 Mei 2026 - 13:16 WIB

Bernardo Tavares Fokus Pemulihan Skuat Persebaya

1 Mei 2026 - 19:31 WIB

Marc Klok Sebut Persib Tunjukkan Mentalitas Juara

1 Mei 2026 - 19:28 WIB

Trending di Olahraga