Menu

Mode Gelap
Di Hadapan Mendagri, Mualem Minta Percepatan Pemulihan Sawah dan Infrastruktur Mukarramah Soroti Kolaborasi Sekolah dan Keluarga Dalam Pendidikan Anak TVRI Kini Gratiskan Nobar Piala Dunia di Aceh BSI Catat Laba Rp2,8 Triliun, Aset Tembus Rp452 Triliun Shin Tae-yong Siap Bangun Identitas Menyerang untuk Persija Persija Perkenalkan Shin Tae-yong

Olahraga

TVRI Kini Gratiskan Nobar Piala Dunia di Aceh

badge-check


					Piala Dunia 2026 akan menyaksikan banyak perubahan bersejarah - Foto: FIFA Perbesar

Piala Dunia 2026 akan menyaksikan banyak perubahan bersejarah - Foto: FIFA

BANDA ACEH– Para pelaku usaha warung kopi di Aceh akhirnya bisa bernapas lega. TVRI resmi menggratiskan hak penayangan siaran Piala Dunia 2026 untuk warung kopi di seluruh Aceh.

Advertisements
Ad 26

Keputusan ini mengakhiri tarik ulur yang sempat terjadi antara pelaku usaha dan pihak TVRI terkait kewajiban pembayaran lisensi atau Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).

Sebelumnya, sesuai regulasi dari TVRI Pusat, setiap tempat usaha seperti warung kopi, kafe, hotel, dan restoran diwajibkan membayar PNBP untuk dapat menayangkan siaran Piala Dunia. Namun, besaran biaya yang ditetapkan dinilai cukup memberatkan, sehingga banyak pelaku usaha mengaku tidak sanggup memenuhinya.

Kondisi tersebut mendorong para pelaku usaha melakukan audiensi dengan TVRI Aceh di Ketapang, Aceh Besar. Dalam pertemuan itu, TVRI Aceh menyampaikan bahwa pihaknya masih harus berkoordinasi dengan TVRI Pusat terkait kebijakan tersebut.

Tak berhenti di situ, aspirasi juga disampaikan kepada DPRK Banda Aceh. Ketua DPRK Banda Aceh, Irwansyah ST, kemudian merespons langsung keluhan tersebut dengan meminta adanya kebijakan khusus bagi Aceh.

Menurut Irwansyah, Piala Dunia merupakan pesta olahraga global yang seharusnya dapat dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali.

“Ajang ini harus menjadi hiburan dan kebahagiaan bersama bagi masyarakat,” ujarnya.

Dalam pertemuan dengan jajaran TVRI Aceh pada Jumat, 5 Juni 2026, Irwansyah bahkan mengusulkan agar biaya lisensi untuk kegiatan nonton bareng (nobar) di warung kopi dapat diringankan, bahkan jika memungkinkan digratiskan.

Usulan tersebut akhirnya mendapat respons positif. Pada Selasa, 9 Juni 2026, TVRI Aceh mengumumkan bahwa TVRI Pusat resmi menggratiskan lisensi penayangan Piala Dunia bagi pelaku usaha warung kopi di seluruh Aceh.

Dengan kebijakan ini, pelaku usaha tidak lagi diwajibkan membayar biaya lisensi atau PNBP untuk menayangkan pertandingan.

Irwansyah pun menyampaikan apresiasi atas keputusan tersebut. Ia menilai TVRI telah menunjukkan respons yang baik terhadap aspirasi masyarakat.

“Kita tentu mengapresiasi respons positif dari manajemen dan pimpinan TVRI Pusat,” katanya.

Ia juga menyampaikan ucapan selamat kepada masyarakat Aceh yang kini dapat menikmati siaran Piala Dunia secara gratis, baik di warung kopi, di rumah, maupun melalui telepon genggam.

Selain itu, Irwansyah mengingatkan masyarakat agar tetap menjaga ketertiban dan kerukunan selama menikmati pertandingan, serta menjauhi praktik judi sepak bola.

“Masyarakat boleh mendukung tim favorit masing-masing, namun jangan berlebihan hingga menimbulkan gesekan. Jaga ketertiban, jaga perdamaian, dan jaga kerukunan,” tutupnya.

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Shin Tae-yong Siap Bangun Identitas Menyerang untuk Persija

9 Juni 2026 - 12:16 WIB

Persija Perkenalkan Shin Tae-yong

9 Juni 2026 - 12:14 WIB

Bukan Sekadar Pemain, Bruno Moreira Tinggalkan Jejak Mendalam di Persebaya

8 Juni 2026 - 11:46 WIB

Ungkapan Bojan Hodak Jadi Pelatih Terbaik 3 Musim Beruntun

8 Juni 2026 - 11:40 WIB

Persib Siapkan Skuat Gemuk Arungi 4 Kompetisi

8 Juni 2026 - 11:38 WIB

Trending di Olahraga