PIDIE— Pemerintah Kabupaten Pidie mendukung percepatan pembukaan Fakultas Kedokteran di UIN Ar-Raniry Banda Aceh dengan menyiapkan RSUD Tgk Chik Ditiro Sigli sebagai rumah sakit pendidikan.
Komitmen itu ditandai melalui penandatanganan nota kesepahaman antara Pemkab Pidie dan UIN Ar-Raniry di ruang kerja Bupati Pidie, Kamis (21/5/2026).
Rektor UIN Ar-Raniry, Prof Dr Mujiburrahman MAg mengatakan proses pembukaan Fakultas Kedokteran kini memasuki tahap evaluasi lapangan setelah hampir dua tahun melengkapi dokumen dan persyaratan administratif.
Menurut dia, keberadaan rumah sakit pendidikan menjadi salah satu syarat utama dalam pendirian fakultas kedokteran sesuai ketentuan Kementerian Kesehatan dan Kementerian Pendidikan Tinggi.
“Karena itu kami menggandeng RSUD Tgk Chik Ditiro Sigli untuk mendukung pendidikan profesi dokter dan kepaniteraan klinik mahasiswa,” kata Mujiburrahman.
Ia menyebut dukungan pemerintah daerah menjadi faktor penting dalam memperkuat kesiapan institusi, mulai dari tata kelola, fasilitas pendidikan klinik, hingga penguatan sumber daya manusia kesehatan.
Dalam kesempatan tersebut, Sekda Kabupaten Pidie Samsul Azhar menyampaikan apresiasi atas terjalinnya kerja sama antara Pemkab Pidie dengan UIN Ar-Raniry Banda Aceh.
Menurutnya, kolaborasi tersebut diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi kemajuan daerah.
“Kerja sama ini menjadi momentum penting untuk memperkuat hubungan kelembagaan antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi, sehingga dapat melahirkan berbagai program yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Sekda
Sementara itu, Tim Fakultas Kedokteran UIN Ar-Raniry, dr. Hendra Kurniawan, mengatakan status rumah sakit pendidikan nantinya tidak hanya mendukung proses asesmen pembukaan fakultas, tetapi juga membuka peluang peningkatan fasilitas dan mutu pelayanan kesehatan di Pidie.
Direktur RSUD Tgk Chik Ditiro Sigli, drg. Mohd Riza Faisal, menyebut pihak rumah sakit mulai mempersiapkan sejumlah sarana penunjang pendidikan klinik, termasuk ruang diskusi dan fasilitas pembelajaran bagi mahasiswa profesi dokter.
Ia berharap keberadaan mahasiswa kedokteran di Pidie nantinya dapat ikut mendorong peningkatan pelayanan kesehatan sekaligus memberi dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar. [ ]







