BANDA ACEH– Polda Aceh menggelar Sidang Terbuka Penentuan Kelulusan menuju Pemeriksaan Kesehatan (Rikkes) Tahap II dalam rangka Penerimaan Terpadu Calon Anggota Polri Tahun Anggaran 2026. Kegiatan ini berlangsung di Gedung Meuligoe Polda Aceh, Kamis (4/6).
Sidang dibuka oleh Wakapolda Aceh, Brigjen Pol Ari Wahyu Widodo, dan dihadiri pejabat utama Polda Aceh, panitia internal, pengawas eksternal dari Ombudsman RI Perwakilan Aceh, serta tim pengawas teknologi informasi dari Universitas Syiah Kuala.
Kehadiran unsur pengawas tersebut menjadi bagian dari komitmen Polda Aceh dalam menjamin proses seleksi berjalan sesuai prinsip Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis (BETAH).
Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol Joko Krisdiyanto, menyebutkan bahwa sidang terbuka ini merupakan tahapan krusial dalam proses seleksi.
“Ini bukan akhir, melainkan bagian dari proses penyaringan untuk mendapatkan calon anggota Polri terbaik. Peserta yang lulus harus mempersiapkan diri menghadapi Rikkes Tahap II dan uji kesamaptaan jasmani,” ujarnya.
Dalam sidang tersebut, panitia menetapkan peserta yang berhak melanjutkan ke tahap berikutnya dari berbagai jalur penerimaan, yakni Akpol, Rekrutmen Proaktif (Rekpro), Bakomsus, Bintara Intelijen, Bintara Polair, Bintara PTU/SPKT, hingga Tamtama.
Adapun rincian peserta yang lulus menuju Rikkes Tahap II sebagai berikut:
- Akpol: 10 pria dan 1 wanita
- Bintara Rekpro: 7 peserta dan 1 talent scouting
- Bintara Intelijen: 14 pria dan 1 wanita
- Bintara Polair: 14 peserta
- Bintara PTU/SPKT wanita: 12 peserta
- Bintara SPKT pria: 114 peserta
- Tamtama: 49 peserta
- Tamtama Polair: 5 peserta
Kapolda Aceh, Irjen Pol Marzuki Alibasyah, dalam arahannya menegaskan agar masyarakat tidak mudah percaya pada oknum yang menjanjikan kelulusan.
“Jika ada pihak yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan, segera laporkan. Rekrutmen Polri dilaksanakan secara transparan dan berdasarkan kemampuan peserta,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan peserta yang lulus untuk mempersiapkan diri secara maksimal, baik dari segi kesehatan, kebugaran jasmani, maupun mental. Sementara bagi peserta yang belum berhasil, diminta untuk tetap semangat dan menjadikan pengalaman ini sebagai evaluasi.
“Polri membutuhkan calon anggota yang tidak hanya cakap, tetapi juga berintegritas, disiplin, dan memiliki dedikasi tinggi dalam melayani masyarakat,” tambahnya.
Sebagai bentuk transparansi, kegiatan ditutup dengan pembukaan segel hasil nilai seleksi yang disaksikan langsung oleh pengawas internal dan eksternal.







