Menu ✖

Mode Gelap
Peduli Lansia, Dinsos Aceh Berikan Kursi Roda kepada Sariana Hasibuan MTQ Julok Lahirkan Bibit Berkualitas Gelapkan Motor Milik Anggota TNI, Pria 24 Tahun Diamankan Polresta Banda Aceh Barito Putera Tak Anggap Laga Tanpa Penonton sebagai Keuntungan Fasilitas Berstandar Apartemen di Lapas Cibinong Diminta Diusut Pembebasan Bersyarat Bechi Diminta Diperiksa Mendalam

Olahraga

PSS Targetkan Poin Maksimal Di Sisa Laga

badge-check


					PSS Targetkan Poin Maksimal Di Sisa Laga Perbesar

SLEMAN – BRI Liga 1 2024/25 memasuki pekan ke-28 dengan dinamika yang menarik di papan atas dan bawah klasemen. Persib Bandung kukuh di puncak klasemen dengan 57 poin, unggul delapan poin dari Dewa United FC di posisi kedua dan sembilan poin dari Persebaya Surabaya di peringkat ketiga. Di sisi lain, PSS Sleman berada di dasar klasemen dengan 22 poin akibat sanksi pengurangan tiga poin, meskipun mereka sebenarnya telah mengumpulkan 25 poin dari tujuh kemenangan dan empat hasil imbang.

PSS menghadapi tantangan berat untuk keluar dari zona degradasi. Pelatih mereka, Pieter Huistra, menargetkan tambahan 11-12 poin dari tujuh laga tersisa untuk mencapai total 33 poin. Namun, berdasarkan tren musim-musim sebelumnya, angka tersebut belum tentu aman. Dalam beberapa musim terakhir Liga 1, tim-tim yang selamat dari degradasi biasanya membutuhkan lebih dari 35 poin, bahkan hingga 40 poin.

Huistra menyatakan bahwa situasi ini sulit diprediksi karena hasil pertandingan tim lain juga memengaruhi peluang PSS. “Kami harus mendapatkan poin sebanyak mungkin,” ujar pelatih asal Belanda itu.

Zona degradasi masih menjadi ancaman bagi delapan tim terbawah klasemen sementara. Selain PSS, tim seperti Semen Padang FC, PSIS Semarang, dan Madura United FC juga belum aman sepenuhnya. Istilah “mitos 40 poin”, yang merujuk pada standar aman dari degradasi di liga-liga Eropa seperti Premier League, menjadi acuan meskipun tidak selalu berlaku di Liga 1.

Di papan atas, Persib Bandung menunjukkan dominasi yang sulit ditandingi oleh pesaing terdekatnya. Dengan tujuh laga tersisa, Maung Bandung berada dalam posisi kuat untuk mengamankan gelar juara musim ini. Dewa United dan Persebaya Surabaya masih memiliki peluang, tetapi jarak poin yang cukup besar membuat mereka harus bekerja ekstra keras.

Sejak era Liga 1 dimulai pada 2017, pola degradasi menunjukkan bahwa tim-tim dengan perolehan kurang dari 35 poin memiliki risiko besar untuk turun kasta. Misalnya, pada musim perdana Liga 1, Semen Padang terdegradasi meski mengumpulkan 35 poin. Hal ini menjadi peringatan bagi tim-tim yang saat ini berada di papan bawah untuk terus berjuang hingga pekan terakhir kompetisi.

Perolehan Poin Tim Posisi ke-16 sejak Liga 1 2017:
2017 – Semen Padang (35 Poin)
2018 – Mitra Kukar (39 Poin)
2019 – Badak Lampung (33 Poin)
2020 – (Berhenti karena Pandemi Covid-19)
2021/22 – Persipura Jayapura (36 Poin)
2022/23 – PSS Sleman (34 Poin) – Tidak ada degradasi
2023/24 – RANS Nusantara FC (35 Poin)
2024/25 – ?

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Barito Putera Tak Anggap Laga Tanpa Penonton sebagai Keuntungan

25 September 2026 - 19:32 WIB

Persija Tak Mau Terbuai Tiga Kemenangan Beruntun

24 September 2026 - 11:15 WIB

Garudayaksa FC Rekrut Dua Talenta Muda, Azizu dan Tristan

24 September 2026 - 11:10 WIB

Kenji Nishioka Dipanggil Timnas Filipina, Kalteng FC Bawa Nama ke Panggung ASEAN

22 September 2026 - 09:13 WIB

Jean Mangabeira Siap Bawa Dewa United Amankan Tiga Poin dari PSS

19 September 2026 - 22:45 WIB

Trending di Olahraga