Menu

Mode Gelap
Mukarramah Fadhlullah Terpilih Aklamasi Pimpin PERWOSI Aceh Periode 2026–2030 UIN Ar-Raniry Perkuat Budaya Hafal Al-Qur’an Dikalangan Mahasiswa Bupati Al-Farlaky Buka Pelatihan Petugas Sensus Ekonomi 2026 Aceh Timur Di Hadapan Mendagri, Mualem Minta Percepatan Pemulihan Sawah dan Infrastruktur Mukarramah Soroti Kolaborasi Sekolah dan Keluarga Dalam Pendidikan Anak TVRI Kini Gratiskan Nobar Piala Dunia di Aceh

News

UIN Ar-Raniry Perkuat Budaya Hafal Al-Qur’an Dikalangan Mahasiswa

badge-check


					Rektor UIN Ar-Raniry, Mujiburrahman menguji langsung mahasiswa dengan mengawali bacaan beberapa ayat Al-Quran dan dilanjutkan oleh mahasiswa peserta Syahadah Mataqu UIN Ar-Raniry Banda Aceh di Masjid Fathun Qarib UIN Ar-Raniry, Rabu (10/6/2026). Perbesar

Rektor UIN Ar-Raniry, Mujiburrahman menguji langsung mahasiswa dengan mengawali bacaan beberapa ayat Al-Quran dan dilanjutkan oleh mahasiswa peserta Syahadah Mataqu UIN Ar-Raniry Banda Aceh di Masjid Fathun Qarib UIN Ar-Raniry, Rabu (10/6/2026).

BANDA ACEH — Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh berkomitmen memperkuat dan menggalakan budaya baca dan menghafal Al-Quran dikalangan mahasiswa di kampus tersebut, hal itu disampaikan Prof Mujiburrahman saat membuka Syahadah Mataqu (Markaz Tahfizh Al-Qur’an) di Masjid Fathun Qarib UIN Ar-Raniry, Rabu (10/6/2026).

Advertisements
Ad 26

Ini terlaksana atas kerja sama Pusat Studi Al-Qur’an (PSQ) dengan prodi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir UIN Ar-Raniry Banda Aceh, yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan 1 Muharam 1448 H, diikuti oleh mahasiswa UIN Ar-Raniry yang telah mampu menghafal Al-Qur’an mulai dari tiga hingga 30 juz.

Rektor UIN Ar-Raniry, Prof Mujiburrahman, menyampaikan apresiasi kepada para mahasiswa yang istiqamah menjaga hafalan Al-Qur’an di tengah aktivitas akademik.

“Tidak semua mahasiswa mendapatkan kesempatan dan kemampuan untuk terus bersama Al-Qur’an. Karena itu, mereka yang menjaga hafalan patut diberikan apresiasi dan dukungan agar semakin semangat di masa mendatang,” kata Mujiburrahman.

Menurutnya, keberadaan mahasiswa hafidz – hafidzah merupakan aset penting yang perlu terus didukung dan dikembangkan melalui berbagai program pembinaan.

Selain mahasiswa, ia juga mendorong keterlibatan dosen, tenaga kependidikan, dan masyarakat umum dalam program-program tahfidz yang dikembangkan PSQ UIN Ar-Raniry.

“Kami ingin Pusat Studi Al-Qur’an menjadi pusat pembinaan Al-Qur’an yang lebih luas, tidak hanya untuk mahasiswa, tetapi juga bagi sivitas akademika dan masyarakat,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Rektor Mujiburrahman menguji langsung mahasiswa dengan mengawali bacaan beberapa ayat Al-Quran dan dilanjutkan oleh mahasiswa peserta Syahadah Mataqu UIN Ar-Raniry Banda Aceh.

Ketua PSQ UIN Ar-Raniry, Ivan Aulia, mengatakan kegiatan tersebut merupakan salah satu upaya menumbuhkan semangat mahasiswa untuk menjaga dan meningkatkan hafalan Al-Qur’an di lingkungan kampus.

“Syahadah ini merupakan langkah awal untuk membumikan Al-Qur’an di UIN Ar-Raniry. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan semakin termotivasi untuk menjaga hafalan mereka,” pungkasnya.

Dikatakan, hari ini kita tidak hanya menyaksikan capaian hafalan, tetapi juga menyaksikan lahirnya generasi yang membawa cahaya Al-Qur’an dalam kehidupan. Semoga para mahasiswa yang mengikuti Syahadah ini menjadi insan yang senantiasa menjaga Al-Qur’an, mengamalkannya, serta mampu memberikan manfaat yang luas bagi umat, bangsa, dan peradaban.

Sementara itu, Sekretaris Prodi IAT Muhajirul Fadhli mengatakan, ini menjadi momentum penting dalam mengukuhkan komitmen mahasiswa untuk menjaga, menghafal, dan mengamalkan Al-Qur’an.

“Kegiatan Syahadah Mataqu terlaksana atas kerja sama Pusat Studi Al-Qur’an UIN Ar-Raniry dengan prodi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir UIN Ar-Raniry, menjadi bukti nyata komitmen kampus dalam memperkuat budaya Al-Qur’an serta mencetak mahasiswa yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter Qurani yang kuat.” Pungkasnya. []

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

BSI Catat Laba Rp2,8 Triliun, Aset Tembus Rp452 Triliun

9 Juni 2026 - 17:06 WIB

Dampak Rupiah Tembus Rp18.000: Harga Oli Naik, Pedagang Tempe Pusing, Pengusaha Besar Ogah Ekspansi

9 Juni 2026 - 12:09 WIB

Gagal Stabilkan Harga Pangan, Zulhas dan Budi Santoso Layak Dicopot

9 Juni 2026 - 12:06 WIB

UIN Ar-Raniry Jadi PTKIN Paling Diminati di Sumatera

8 Juni 2026 - 22:32 WIB

Bupati Edison Kena OTT KPK Bareng Sembilan Orang Lainnya

8 Juni 2026 - 22:29 WIB

Trending di News