Menu ✖

Mode Gelap
Mahasiswa BSA UIN Ar-Raniry Praktik Filologi di Museum Ali Hasjmy Polri Mutasi 88 Pati dan Pamen, Sejumlah PJU Mabes dan Kapolda Berganti Fakultas Ushuluddin UIN Ar-Raniry dan UNDP Bahas Sertifikasi Kompetensi Mahasiswa Filolog UIN Ar-Raniry Dorong Kebudayaan Jadi Investasi Masa Depan Lhokseumawe Tak Cukup Ijazah, UIN Ar-Raniry Dorong Lulusan Miliki Sertifikat Kompetensi MQK Sumbang Emas Perdana UIN Ar-Raniry di PKM IV PTKIN Se-Sumatera

Uncategorized

Wagub Fadhlullah Kumpulkan BUMD-BUMN dan Perusahaan: Jika Ada yang Persulit Administrasi, Laporkan

badge-check


					Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, SE mengundang para petinggi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), Badan Usaha Milik Negara (BUMN), serta berbagai pemangku kepentingan guna membahas penguatan sinergi antara sektor swasta dan pemerintah dalam mengembangkan berbagai sektor utama di Aceh. di Anjong Mon Mata, Kompleks Meuligoe Gubernur Aceh, pada Senin (17/2/25) Perbesar

Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, SE mengundang para petinggi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), Badan Usaha Milik Negara (BUMN), serta berbagai pemangku kepentingan guna membahas penguatan sinergi antara sektor swasta dan pemerintah dalam mengembangkan berbagai sektor utama di Aceh. di Anjong Mon Mata, Kompleks Meuligoe Gubernur Aceh, pada Senin (17/2/25)

ACEHSIBER.COM – Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, mengundang para petinggi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), Badan Usaha Milik Negara (BUMN), serta berbagai pemangku kepentingan guna membahas penguatan sinergi antara sektor swasta dan pemerintah dalam mengembangkan berbagai sektor utama di Aceh. Diskusi ini mencakup bidang energi, pertambangan, perdagangan, hingga perhubungan.

Pertemuan berlangsung di Anjong Mon Mata, Kompleks Meuligoe Gubernur Aceh, pada Senin (17/2). Hadir dalam pertemuan ini perwakilan dari berbagai perusahaan, instansi pemerintah, dan asosiasi yang memiliki peran kunci dalam pembangunan ekonomi Aceh.

Dalam kesempatan itu, Fadhlullah menegaskan komitmen pemerintahan Aceh di bawah kepemimpinan Gubernur Muzakir Manaf dan dirinya sebagai Wakil Gubernur, untuk mempermudah administrasi perizinan dan investasi di Aceh sesuai ketentuan Undang-Undang. Ia meminta para pelaku usaha untuk segera melaporkan jika menemui kendala birokrasi yang menghambat kegiatan mereka.

“Jika ada kendala apapun di lapangan, laporkan kepada kami. Jika ada yang mempersulit administrasi, laporkan kepada kami,” tegas Fadhlullah. Pernyataan ini, lanjutnya, merupakan arahan langsung dari Presiden Prabowo Subianto kepada Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, dan dirinya selaku Wakil Gubernur. Presiden meminta agar pemerintah daerah mempermudah proses administrasi bisnis sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku guna mempercepat pertumbuhan ekonomi nasional, termasuk di Aceh.

Selain itu, Fadhlullah juga mengimbau seluruh perusahaan yang berinvestasi di Aceh agar membuka kantor cabang di provinsi ini. Ia menyoroti pentingnya peran perusahaan dalam memperkuat perekonomian lokal serta menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat Aceh.

“Aceh memiliki sumber daya yang cukup besar, namun mengapa kita masih berada di posisi provinsi termiskin pertama di Sumatera dan peringkat keempat di Indonesia? Ini menunjukkan adanya masalah yang harus kita benahi bersama,” ungkapnya.

Lebih lanjut, dalam upaya memperbaiki kondisi ekonomi Aceh, Fadhlullah menekankan perlunya pembangunan infrastruktur vital, terutama dalam sektor logistik. Salah satu contoh yang ia sampaikan adalah transportasi minyak sawit mentah (CPO), yang hingga kini masih diangkut menggunakan jalur darat. Hal ini menyebabkan kemacetan di jalan lintas, menghambat mobilitas masyarakat dan pelaku usaha lainnya.

Untuk mengatasi masalah tersebut, Fadhlullah menyatakan bahwa Aceh membutuhkan tambahan dua pelabuhan angkutan barang, masing-masing di wilayah barat selatan dan timur Aceh. Usulan ini, kata Fadhlullah, telah disampaikan langsung oleh Gubernur Muzakir Manaf dan dirinya kepada Presiden Prabowo Subianto. Presiden, menurutnya, menyambut baik rencana tersebut dan berkomitmen untuk memberikan dukungan penuh.

Menutup pertemuan, Fadhlullah mengajak seluruh pihak untuk terus bersinergi dalam membangun Aceh. “Mari kita berjalan seiring langkah, saling bersinergi dalam membangun daerah ini,” pungkasnya. []

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Pemerintah Diminta Memanfaatkan Kembali Biogas TPA Gampong Jawa

28 September 2026 - 20:45 WIB

MTQ Julok Lahirkan Bibit Berkualitas

25 September 2026 - 20:33 WIB

Baleg DPR Soroti Warga Kehilangan Tanah, Wacanakan Pengadilan Agraria

13 September 2026 - 13:44 WIB

TVRI Rumahkan 17 Kontributor di Aceh, Empat Asosiasi Pers Layangkan Protes

12 September 2026 - 14:31 WIB

Dua Jam Tanpa Sekat, Syech Muharram Titip Pesan kepada SMSI Aceh Besar

10 September 2026 - 13:30 WIB

Trending di Uncategorized